Makna dan Perbedaan Sesajen, Cok Bakal Dan Ubo Rampe

Makna dan Perbedaan Sesajen, Cok Bakal Dan Ubo Rampe
Desember 31, 2020 No Comments Blog jengristi

Sesajen Cok Bakal dan Ubo Rampe

Nah, dalam suatu proses lelaku, atau ritual pastinya Anda tidak asing dengan yang namanya ubo rampe, sesajen dan cok bakal. Biasanya beberapa hal yang saya sebutkan tadi menjadi sarat akan ritual yang akan dijalankan. Menjadi suatu media persembahan dan penghormatan kepada leluhur

Sejatinya, ketiga hal tadi merupakan suatu bentuk sedekah kepada leluhur dan sesama makhluk hidup. Sebagai bentuk penghormatan dan menghargai makhluk hidup

Nah, sebelum Anda mengartikan sesajen, cok bakal, dan ubo rampe sebagai sesuatu yang negatif. Ada baiknya Anda mencari tahu makna dari hal tersebut

Perbedaan Sesajen, Cok Bakal Dan Ubo Rampe

Apa perbedaan antara ketiganya, dan apa makna yang terkandung didalamnya? Silahkan simak video ini sampai habis

Yang pertama yaitu sesajen.

Sesajen ini biasanya berupa makanan untuk kebutuhan ritual atau upacara adat. Seperti kopi, nasi tumpeng, lauk pauk, pisang, jajan pasar dan sebagainya

Dalam beberapa acara ditambahkan kembang setaman dan kemenyan. Nah, sesajen ini pada ada tiga macam

  • Untuk sesaji bancakan biasanya untuk manusia dalam rangka selametan. Seperti nasi tumpeng atau jajan pasar
  • Lalu ada sesajen bebono yang berupa kembang setaman atau kembang telon, kemenyan, minyak wangi, dan semacamnya. Tujuannya untuk menghargai makhluk yang tak kasat mata. Yang sudah lebih dulu tinggal didunia ini
  • Kemudian ada sesaji pisungsung. Nah, sesajne tipe ini sebagai wujud bakti kepada leluhur. Tidak selalu berbentuk benda atau makanan, tetapi berupa panjatan doa. Seperti ziarah dan membersihkan pusara leluhur

Kemudian yang kedua adalah cok bakal.

Cok bakal bermakna sebagai simbol permulaan kehidupan yang melibatkan hubungan vertikal antara Tuhan dan manusia

Masyarakat jawa umumnya menggunakan cok bakal ini sebagai media awal untuk melakukan suatu kegiatan. Sebagai sarana sedekah dan rasa syukur agar dilancarkan hajatnya

Ritual cok bakal biasanya dilakukan ketika momen momen seperti awal tanam dan panen padi, pernikahan, tujuh bulanan, bersih desa, pembangunan rumah, sedekah bumi, dan sebagainya

Lalu yang terakhir adalah ubo rampe

Ubo rampe mengacu pada seperangkat makanan, minuman, atau alat yang digunakan untuk ritual. Sesajen, cok bakal, atau ubo rampe biasanya dimaknai sama saja. Namun, sebetulnya, ubo rempe adalah seluruh alat yang dibutuhkan dalam sesajen.

Ubo rampe digunakan untuk menyebut peranti yang dibutuhkan dalam ritual sesajen seperti kemenyan, bunga setaman, kelapa muda, tumpeng, ingkung, dan lain sebagainya.

Bedanya dengan cok bakal, cok bakal merupakan sajen khusus yang nggak bisa ditawar, khususnya keberadaan telur sebagai peranti utama.

Nah, jadi itulah makna dan perbedaan dari sesajen, cok bakal dan ubo rampe. Sebagai manusia kita hidup berdampingan dengan makhluk lainnya. Serta, kehidupan kita saat ini juga merupakan hasil dari jerih payah parah leluhur yang telah berjuang

Karena itu, tidak ada salahnya kita mendoakan, menghormati dan mengasihi setiap makhluk ciptaan Tuhan. Sekian untuk artikel kali ini semoga bermanfaat dan menambah wawasan spiritual Anda.

Tags
About The Author
WhatsApp Jeng Risti